 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Dinas Perikanan Berpartisipasi di Konas VI |
| PASERKAB, 09-09-2008 00:00:00 WITA
DINAS Perikanan dan Sumber Daya Kelautan (SDK) Paser berkesempatan mengikuti Konferensi Nasional (Konas) VI Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan di Manado, Sulawesi Utara pada akhir Agustus lalu. Kepala Sub Dinas Pengelolaan Kekayaan Laut Ina Rosana Spi, mengatakan Konas merupakan forum komunikasi dan pertukanan informasi untuk meningkatkan kesepahaman mengenai pengelolaan wilayah pesisir di Indonesia.
"Konferensi ini dilaksanakan secara rutin dua tahun sekali oleh Pemerintah Daerah bersama-sama dengan Perguruan Tinggi setempat, dan LSM," kata Ina Rosana. Konas yang dibuka Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi ini juga dijadikan sebagai ajang sosialisasi dan pemanasan pelaksanaan World Ocean Conference (WOC) yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2009.
Konas bertemakan menuju Keberlanjutan Pengelolaan Pesisir dan Laut demi Ketahanan dan Kesejahteraan Bangsa, dengan lima topik bahasan. Meliputi mitigasi dan adaptasi dalam pengembangan wilayah pesisir, pengelolaan pesisir terpadu berbasis ekosistem dan konservasi, dimensi sosial budaya masyarakat pesisir, pengembangan ekonomi pesisir dan penatakelolaan pesisir dan penguatan kelembagaan.
"Adapun hasil Konas tersebut meliputi beberapa rumusan yaitu luas lautan yang meliputi 2/3 wilayah NKRI mengandung sumber daya yang melimpah, menuntut perlunya pengelolaan secara optimal agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat," papar Ina.
"Berikutnya, mempertimbangkan potensi sumber daya pesisir dan lautan, isu-isu pengelolaan, besarnya ancaman bencana baik bencana alam maupun akibat ulah manusia, diperlukan dukungan Bappenas untuk mewujudkan alokasi anggaran yang memadai untuk mewujudkan penglolaan sumber daya pesisir dan lautan secara optimal," ujarnya.
Ina menambahkan bahwa sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 1998, Konas Pengelolaan Sumber Daya Pesisir telah berhasil menghasilkan butir-butir penting yang mempengaruhi pengelolaan sumber daya pesisir dan lautan di Indonesia. Di antaranya, terbentuknya Ditjen Eksplorasi Laut dan Perikanan pada tahun 1999, Departemen Kalautan dan Prikanan, dan embangnya penerapan konsep pengelolaan wilayah pesisir terpadu.(KaltimPost,090908)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|