 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Mendagri Siap Mengatasi |
| PASERKAB, 11-09-2008 00:00:00 WITA
Sengketan antara Kaltim dan Sulawesi Barat (Sulbar) menyangkut gugusan kepulauan Balabalagan mulai mendapat titik terang.
Baru-baru ini Pemrov bersama DPRD Kaltim melakukan kunjungan kerja ke Sulbar terkait status kepemilikan Kepulauan Balabalagan yang terletak di Selat Makassar, sebelah timur Paser ini.
Hal ini diungkapkan ketua rombongan kunjungan kerja DPRD Kaltim H Amiruddin Rukka dihadapan Bupati Paser HM Ridwan Suwidi, Minggu (7/9) lalu terkait kunjungan kerja gabungan komisi dalam rangka menyerap aspirasi kabupaten/kota terkait rencana pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belaja Daerah (APBD) Kaltim Tahun Anggaran (TA) 2009.
Menurut Rukka, secara garis besar dari pertemuan yang langsung diterima Gubernur Sulbar beserta jajarannya tersebut di sepakati sengketa antara kedua provinsi menyangkut masalah batas wilayah kepulaun diserahkan sepenuhnya kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
"Pada intinya dari pertemuan tersebut, mereka juga ingin memiliki gugusan kepulauan Balabalagan. Yang jelas masalah ini sepenuhnnya di tagani Mendagri," jelas anggota komisi II DPRD Kaltim ini dengan singkat.
Untuk diketahui, keinginan sebagian besar masyarakat Kepulauan Balabalagan untuk menjadi bagian dari Paser disambut baik Pemkab Paser.
Pemerintah mengupayakan segala hal untuk menjadikan keinginan tersebut segera terwujud walaupun status kepemilikan Kepulauan Balabalagan yang terletak di Selat Makassar sebelah timur Kabupaten Paser masih dalam sengketa.
Kepulauan Balabalagan yang juga dikenal dengan nama Balabalakan tersebut pada Undang-undang pembentukan daerah tingkat II Sulawesi Selatan dan Kaltim pada 2002 tidak masuk ke dalam salah satu provinsi.
Hal itu dikuatkan oleh UU Nomor 29 Tahun 1959 tentang pembentukan daerah-daerah tingkat II di Sulawesi dan UU Nomor 27 Tahun 1959 tentang penetapan UU Darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang pembentukan daerah-daerah tingkat II di Kalimantan yang menyatakan bahwa secara de jure wilayah Balabalagan belum termasuk dalam salah satu dari kedua provinsi.
Karena itu berita yang mengatakan 15 pulau termasuk wilayah Sulbar, belum ada bukti kebenarannya. Undang-undang pembentukan Sulawesi Barat (Sulbar) Nomor 26 Tahun 2004 mengatakan bahwa provinsi itu dibentuk dari sebagian wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Artinya tidak benar kalau ada klaim kepulauan Balabalagan masuk ke dalam daerah Sulbar.
Ditinjau dari aspek historis, kepulauan Balabalagan merupakan wilayah Kalimantan Timur berdasarkan dokumen historis. Dokumen administrasi pemerintahan Borneo Tahun 1848 yang berbahasa Belanda menyatakan Kepulauan Balabalagan termasuk wilayah Borneo.
Dokumen tersebut tersimpan di Badan Arsip Nasional. Sementara itu pada buku Encyclopaedia Van Nederlandech-Indie 1919 pada halaman 362 disebutkan bahwa Kepulauan Balabalagan secara teritorial adalah termasuk dalam wilayah Karasidenan Selatan dan Timur Pulau Borneo.(KaltimPost,110908)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|