 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Bupati Keluhkan Minimnya Perhatian Pemprov |
| PASERKAB, 13-09-2008 00:00:00 WITA
Proses pembangunan Bandara di Kabupaten Paser telah memasuki tahapan studi master plan atau rencana induk. Kendati demikian, lokasi maupun nama bandara belum ada ketetapan. Hal ini terungkap dalam presentasi Studi Master Plan Bandar Udara Paser oleh PT Tridaya Pramurtya di Ruang Sadurangas Kantor Bupati Paser, Selasa (26/8) kemarin.
Untuk sementara, Studi Master Plan yang dilakukan PT Tridaya hanya mengacu pada hasil studi kelayakan yang dilakukan sebelumnya yang memilih lokasi di Padang Pangrapat Muara Pasir yang berjarak sekira 7 kilometer dari Tanah Grogot.
Menghadapai kenyataan seperti itu, Bupati Paser HM Ridwan Suwidi memiliki penilaian tersendiri. Menurutnya hal itu menunjukkan minimnya kurangnya dukungan Pemprov Kaltim sehingga tahapan-tahapan studi pembangunan bandara yang dilakukan dilaksanakan konsultan terkesan berlarut-larut.
Ridwan tidak melihat adanya upaya yang dilakukan provinsi agar pembangunan bandara itu berjalan lebih cepat. Ridwan berharap Dinas Perhubungan Kaltim memberi perhatian akan hal itu. ?Tolong bandara ini menjadi perhatian rekan-rekan semua. Saya jadi malu karena bandara ini tak kunjung dibangun. Sudah tiga tahun, teman-teman yang bertemu saya selalu menayakan hal ini, kapan bandara dibangun di Paser,? kata Ridwan dihadapan sejumlah anggota DPRD Kaltim saat berkunjung ke Pendopo Kabupaten Paser beberapa waktu lalu.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Paser Heriansyah Idris menuturkan bahwa Bupati Paser sangat berharap pada tahun ini minimal dapat diselesaikan studi lokasi maupun penetapan lokasinya. ?Perlu kami informasikan juga, sebelum kita mendapatkan penetapan lokasi, Bupati sudah membuat surat pernyataan kesanggupan pembebasan lahan dan kesanggupan pembiayaan perencanaan pembangunan dan pengoperasian. Pernyataan ini sudah disampaikan ke Menteri Perhubungan, bahkan rekomendasi dari gubernur juga sudah kita dapatkan. Tapi sampai saat ini penetapan lokasinya masih terjadi stagnan berkenaan dgn hasil studi sebelumnya,? ungkap Heriansyah.(KoranKaltim,120908)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 11
|