| PASERKAB, 16-09-2008 00:00:00 WITA
BUPATI Paser HM Ridwan Suwidi mengatakan, keseriusan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan tarap hidup warganya, khususnya di pedesaan, tidak saja dengan meningkatkan sektor pertanian, tapi juga sektor perkebunan, perikanan dan peternakan.
"Kawasan yang belum dimanfaatkan saat ini masih cukup luas, karena itu berbagai upaya kita lakukan sehingga lahan tersebut dapat dimanfaatkan. Baik perluasan sawah baru pada sektor pertanian, revitalisasi sektor perkebunan serta peternakan. Bahkan melalui dana APBD, tahun ini juga akan dibebaskan lahan seluas 100 hektare untuk lahan peternakan," jelas Bupati.
Menurut bupati, dengan luasan lahan yang cukup besar, namun belum dimanfaatkan, diharapkan bisa memberi peluang bagi masuknya investor untuk mengambil satu peran dan akses lebih besar dalam pembangunan di Paser.
Saat ini Paser bukan lagi dikatakan serius dalam upaya kemajuan tersebut, seperti dalam pengembangan pertanian, tetapi lebih dari serius. Karena melalui program ini, khususnya sektor pertanian, sejalan dengan upaya Pemkab mengembalikan Paser sebagai daerah lumbung padi di Kalimantan Timur.
"Tadinya kita adalah daerah lumbung padi di Kaltim, namun seiring adanya pemekaran Penajam, lumbung tersebut hilang. Karena itu, kita bertekad mengembalikannya. Yang jelas, Paser sangat serius dalam pengembangan pertanian, perkebunan, peternakan maupun perikanan," tandas Bupati.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Paser, Ir Iskandar menjelaskan, setelah Paser dimekarkan pada tahun 2002, saat itu Paser kehilangan beras 2.700 ton pertahun. "Namun dari tahun ke tahun kehilangan hasil pertanian berupa beras itu dapat terus ditingkatkan. Bahkan dari perhitungan saat ini, Paser sudah mengalami peningkatan sebesar 1.300 ton," katanya.
Dengan semakin bertambahnya lahan pertanian, termasuk tambahan yang 700 hektare, maka tidak menutup kemungkinan Paser akan kembali menjadi lumbung padi di Kaltim. Bahkan, jika terus ditambah, Paser akan menjadi daerah swasembada beras.(KaltimPost,160908)
Dikirim oleh : (administrator)
|