 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Warga Miskin Sakit Juga Kebagian |
| PASERKAB, 17-09-2008 00:00:00 WITA
SEDIKITNYA ada 40 rumah yang menjadi sasaran pembagian paket Ramadan dari Ridwan Suwidi Selasa (16/9) kemarin. Tak hanya janda dan duda miskin yang sehat kebagian rejeki, tetapi sejumlah warga miskin yang tidak dapat lagi mencari nafkah, khususnya yang berusia tua namun mengalami sakit, juga kebagian. Begitupun sejumlah anak-anak yang ditemui.
Nenek Wayani salah satunya. Derita yang dialami nenek ini memang perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya, selain tinggal dirumah yang lebih pas disebut gubuk, ternyata salah satu anaknya mengalami stres akibat kemiskinan, dan yang patut disayangkan, nenek ini tak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, seperti beras raskin maupun bantuan tunai langsung (BLT).
Nasib yang sama juga dialami Kakek Gajuh. Beberapa bulan ini ia mengalami kelumpuhan akibat terserang penyakit biri-biri pada kedua kakinya, karena itu ia hanya terbaring beralaskan tikar di rumahnya di kawasan desa Jone.
Yang menyedihkan lagi, akibat kemiskinan dan setelah ditinggal istrinya untuk menghadap yang kuasa, ternyata anak semata wayangnya pun tak dapat menahan beban dengan kemiskinan tersebut, dan dalam beberapa bulan, anaknya juga mengalami stress, sehingga untuk memenuhi kehidupannya selama ini hanya mendapat belas kasihan dari sejumlah tetangganya dan termasuk sejumlah dermawan.
Sedangkan dalam penanganan penyakitnya tersebut, ia mendapat pelayanan kesehatan dari seorang juru rawat Puskesmas Tanah Grogot yang merupakan anggota yayasan Ar Rahman. Begitupun anaknya dan sejumklah warga miskin lainnya, seperti salah satunya adalah nenek Ijum yang mengalami strok, juga menjadi program untuk didatangi setiap minggu oleh tenagah kesehatan puskesmas yang memiliki kepedulian yang sangat besar ini.
Sejumlah warga yang menerima bantuan tampak terharu saat disalami Bupati Paser. Karena itu, ada saja yang langsung berdoa untuk keselamatan Ridwan Suwidi. Bahkan sangkin terharunya karena didatangi Bupati, salah seorang nenek berulang-ulang mengucapkan trimakasih.
Ridwan Suwidi sempat menanyakan menyangkut status tanah yang ditinggali warga-warganya tersebut, namun karena statusnya hanya tanah pinjaman dari warga, sehingga untuk mendapatkan bantuan pembangunan rumah dari Pemkab Paser tak dapat dilakukan, karena salah satu syaratnya harus tanah pribadi yang akan dibangunkan.(KaltimPost,170908)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|