| PASERKAB, 24-09-2008 00:00:00 WITA
Bupati Paser HM Ridwan Suwidi menilai selama masa pemerintahannya belum ada data menyangkut kemiskinan yang akurat. Khususnya menyangkut total warga miskin, baik golongan fakir miskin, anak telantar, yatim piatu, janda tua maupun para jompo.
"Sudah 3 tahun saya menjabat Bupati, namun sampai hari ini saya belum pernah menerima data akurat atau yang bisa dipertanggungjawabkan menyangkut data-data yang sebenarnya berapa jumlah warga miskin di daerah ini. Kalaupun ada, selalu berbeda?beda," tandas Bupati.
Ridwan Suwidi menegaskan hal itu saat melantik dan mengambil sumpah kepala desa (Kades) hasil pemilihan Pilkades di 9 desa dan anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) wilayah Kabupaten Paser di Pendopo Kabupaten, Selasa (23/9) kemarin.
Pelantikan 9 kades dan sejumlah anggota BPD oleh Bupati Paser tersebut, dihadiri Ketua DPRD HM Mardikansyah, Ketua Pengadilan Negeri Tanah Grogot, Unsur Muspida, Wakil Bupati HM Hatta Garit dan sejumlah kepala dinas, kantor, kabag serta jajaran camat.
Kesembilan Kades yang dilantik, masing-masing Kades Sempulang, Kades Tanah Periuk, Kades Bente Tualang, Kades Munggu, Kades Muara Pias, Kades Muara Andeh, Kades Riwang, Kades Segendang dan Kades Lomu.
Bupati berharap kepada seluruh Kades di wilayah Paser untuk segera membuka berkas desa khusus menyangkut warga miskin, dan segera melakukan perbaikan dengan melaksnakan tahapan pendataan kembali, sehingga data kemiskinan , baik pakir miskin, anak telantar, yatim piatu, janda tua maupun orang jompo pada tingkat desa benar-benar data akurat.
"Bagi Kades yang berhasil dengan baik melakukan tugas ini, saya berjanji akan memberikan hadiah. Tolong segera langsanakan, karena selama ini ada keraguan-keraguan menyangkut data jumlah warga miskin di daerah ini," himbau Bupati.
Ditambahkan, Kades merupakan ujung tombak pembangunan, dan harapan keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari pran serta jajaran kades dan perangkatnya.
Menyangkut bantuan Ramadan yang didistribusikan seluruh desa di 10 kecamatan, khususnya kepada semua fakir miskin, anak telantar, yatim piatu, janda tua dan orang tua jompo, Bupati berharap tidak ada yang terlewatkan.
"Seluruhnya harus bisa menerima bingkisan ramadan tersebut, karena itu diharapkannya, para kades agar benar-benar jeli dan serius dalam melakukan pendistribusian," hara Ridwan.(KaltimPost,240908)
Dikirim oleh : (administrator)
|