Home » publikasi »
 
PUBLIKASI
Halaman ini dibaca : 2 Kali
small fontmedium fontlarge font

Bebas Daging Gelonggongan

PASERKAB, 26-09-2008 00:00:00 WITA

Warga Kabupaten Paser tak perlu ragu membeli daging di pasar, karena maraknya kecurangan penjualan daging ayam dan sapi terjadi di daerah lain. Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (Sidak) tim pemkab di beberapa pasar tradisional daerah ini, ternyata tidak ditemukan daging gelonggongan atau berformalin. Artinya, daging yang dijual di pasaran bebas dari kecurangan dan layak dikonsumsi.
Tidak seperti di daerah lain, banyak ditemukan kasus peredaran daging yang tidak layak dikonsumsi. Seperti kasus ayam tiren, daging berformalin, daging gelonggongan, dan praktik-praktik penipuan lainnya dengan berbagai modus operandi.
"Dari hasil sidak tim, tidak ditemui beredarnya daging ayam suntik, ayam tiren maupun daging sapi gelonggongan," jelas Kasubdin Kesehatan Hewan Disnak Paser Harjana didampingi Plt Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan Al Habib, dua hari lalu.
Menurutnya, peredaran daging selama ini di pasaran berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemerintah Kabupaten Paser, dan sebelum dijual tentu melalui pengawasan kesehatan daging oleh petugas Dinas Peternakan, sehingga dijamin aman dan kehalalannya.
"Untuk memperkuat hasil sidak, selama ini kita juga melakukan pengujian sampel daging, dan Alhamdulillah, hasilnya negatif. Artinya, daging yang dijual pedagang, baik daging sapi maupun ayam memang daging sehat atau layak dikomsumsi 100 persen," tandasnya.
Karena itu, Harjana menghimbau kepada warga untuk tidak ragu?ragu mengkomsumsi daging sapi maupun daging ayam. Namun, ia juga mengingatkan warga tetap waspada terhadap kemungkinan beredarnya daging gelonggongan, ayam tiren dan ayam berformalin.
"Warga terutama ibu rumah tangga harus lebih jeli membedakan daging?daging segar dengan daging tidak sehat. Daging sapi sehat dicirikan dengan konsistensi daging kenyal, warna daging merah cerah tidak berair, tidak bau. Sedangkan daging ayam yang sehat dan layak konsumsi ciri-cirinya warna putih, tidak ada pendarahan, tidak bau dan daging tidak lembek. Satu hal yang penting adalah kehati-hatian terhadap daging yang dijual murah," jelas Harjana.(kaltimPost,250908)

Dikirim oleh : (administrator)



   BERITA LAINNYA :
11-02-2012 -Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang
11-02-2012 -Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan
11-02-2012 -Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar
11-02-2012 -PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan
11-02-2012 -Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah

   CARI ARSIP BERITA :
Tanggal       Bulan       Tahun     


Kembali ke halaman semula
   
Kembali atas halaman ini

 

Berita Terbaru

Berita Populer


Tamu Online : 6
       

Serba-Serbi

Download File

Gallery Foto & Peristiwa

Danau Buatan
taman mawar at the night
Masjid Agung Paser
Masjid Agung Paser
Masjid Agung Paser

Hak Cipta © 2009 Pemerintah Kabupaten Paser
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
Jl. Sultan Ibrahim Khaliluddin Telp (0543) 21233, 21236 Fax. (0543) 21427 Tanah Grogot

Halaman ini terbuka dalam waktu : 0.004443 Detik