 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Jumlah Warga Miskin 15.448 KK |
| PASERKAB, 17-10-2008 00:00:00 WITA
Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Yusuf Sumako SH MHum mengatakan, angka kemiskinan di Paser cukup tinggi. Bahkan sejak digulirkannya bantuan langsung tunai (BLT) oleh pemerintah pusat, jumlah warga miskin terus meningkat.
Namun menurut Yusuf, sejak Paser dipimpin HM Ridwan Suwidi pada 2005, dalam tiga tahun ini angka kemiskinan dapat ditekan. Jumlahnya terus mengalami penurunan dengan dilakukannya berbagai program pengentasan kemiskinan dengan visi terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian bagi seluruh masyarakat.
"Saat ini warga miskin di Paser mencapai 15.448 kepala keluarga atau setara dengan 33,83 persen yang tersebar di 10 kecamatan dan meliputi 125 desa. Kalau tidak salah, Paser berada di urutan ketiga setelah Samarinda dan Kutai Kartanegara," tandas Yusuf Sumako.
Sedangkan soal misi pengentasan kemiskinan, menurut alumni S2 hukum UGM ini, antara lain menyamakan persepsi dan komitmen bersama seluruh komponen, menyeragamkan konsep bagi seluruh keluarga miskin khususnya dalam bidang pangan, kesehatan, pendidikan dan perumahaan, pemberian bantuan dalam bentuk penguatan modal bagi usaha mikro, kecil dan menegah dan pemberian bantuan teknis dalam bentuk pendamping bagi kelompok miskin.
Selanjutnya jelas Yusuf, adalah pemberian pendidikan dan latihan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia, pemberian informasi tentang teknologi tepat guna yang memberikan dampak peningkatan pendapatan keluarga. Juga peningkatan sumber daya manusia pelaku ekonomi, khususnya di bidang koperasi usaha kecil dan menengah. Serta peningkatan peran serta swasta atau dunia usaha dalam bentuk community development.
Namun lanjut Yusuf, pemerintah mempunyai keterbatasan kemampuan untuk melakukan hal tersebut, baik secara organisasi, manajemen maupun keuangan. Karena itu pemerintah sangat berkepentingan untuk mengajak dan mengoordinasikan semua pihak untuk bergerak dan bersatu padu memberantas kemiskinan.
"Ada dua metode pendekatan pengentasan kemiskinan yang dilakukan pemerintah daerah. Yakni melalui peningkatan pendapatan produktivitas keluarga miskin dan mengurangi pengeluaran beban kebutuhan dasar keluarga miskin. Sedangkan kategori pengentasan kemiskinan, melalui penciptaan usaha, pemberdayaan kesempatan kerja dan peluang masyarakat, peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia serta peningkatan upaya perlindungan sosial," urai Yusuf.(KaltimPost,171008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|