 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Bantuan Pemprov Bertambah Rp20 Miliar |
| PASERKAB, 29-10-2008 00:00:00 WITA
Bagian pendapatan yang berasal dari dana perimbangan semula direncanakan Rp 717, 87 M. Pada perubahan anggaran ini, pendapatan ini bertambah Rp 22,11 M atau naik 3,08 persen menjadi Rp 739,98 M.
PENAMBAHAN pendapatan ini menurut Bupati HM Ridwan Suwidi saat menyampaikan sambutannya terkait nota keuangan rancangan perubahan APBD 2008, berasal dari bagian bagi hasil dan bukan pajak, serta dana alokasi umum.
Rinciannya, bagi hasil pajak dan bukan pajak semula direncanakan sebesar Rp 525,553 M, bertambah Rp 21,61M. Sehingga menjadi Rp 547,16 M.
Untuk dana alokasi umum, pendapatan direncanakan sebesar Rp 183,16 miliar, pada perubahan anggaran ini mengalami perubahan menjadi Rp 183,670 M atau bertambah Rp 502, 80 juta. Sedangkan dana alokasi khusus tidak mengalami perubahan yang direncanakan Rp 9,149 miliar lebih.
Selanjutnya menurut bupati adalah lain-lain pendapatan daerah yang sah. Di mana pendapatan sektor ini berasal dari dana bagi hasil pajak dari provinsi, dana penyesuaian dan otonomi khusus. Serta bantuan keuangan dari provinsi dengan pendapatan yang direncanakan Rp 82,390 miliar, mengalami perubahan menjadi Rp 103,26 M atau bertambah Rp 20,87 M.
"Rinciannya untuk bagi hasil pajak dari provinsi, penerimaan dari pos ini mengalami kenaikan Rp 3 miliar dari semula Rp 37 miliar menjadi Rp 40 miliar. Lalu dana penyesuaian dan otonomi khusus Paser memperoleh tambahan pendapatan dari pemerintah untuk tunjangan dana pendidikan sebesar Rp 2,72 M, serta bantuan keuangan dari provinsi yang mengalami peningkatan Rp 15 miliar lebih," jelas Bupati.
Pembiayaan daerah, juga berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2007 sebesar Rp 315 miliar. Setelah perhitungan APBD tahun anggaran 2007, diketahui sisa lebih anggaran tahun 2007 adalah sebesar Rp 322.793.880.948,61. Dengan demikian, pada pos pembiyaan pada anggaran perubahan, terdapat tambahan penerimaan daerah yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2007 sebesar Rp 7,79 miliar lebih.
Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah, berupa penyertaan modal pemerintah daerah Rp 7 miliar menjadi Rp 11 miliar. Sehingga total penyertaan modal seluruhnya menjadi Rp 18 miliar lebih. Maka menurut Bupati, dengan demikian pembiyaan netto dalam perubahan ini menjadi Rp 303,99 M.(kaltimPost,29102008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|