 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Jembatan Timbang Perlu untuk Keamanan Trans Kaltim
Kerusakan Jalan juga Tanggung Jawab Perusahaan |
| PASERKAB, 03-11-2008 00:00:00 WITA
Kondisi jalan trans-Kaltim yang rusak parah kian menjadi beban pembangunan di daerah. Seperti jalan penghubung dari Kecamatan Long Kali hingga perbatasan Batu Aji dan Batu Licin, Kalsel yang kini menjadi perhatain serius Bupati Paser HM Ridwan Suwidi.
Bupati Ridwan Suwidi mewanti-wanti setiap perusahaan yang menggunakan jalan negara tersebut, agar turut bertanggung jawab mengatasi kerusakan yang ada. Hal tersebut ditegaskan bupati saat berkunjung ke Kecamatan Muara Komam. ?Saya tidak mau jalan di derah ini hancur akibat angkutan batu bara, seperti yang terjadi di wilayah selatan. Karena itu, jika terjadi kerusakan, perusahaan harus ikut bertanggung jawab,? tegas Ridwan di hadapan manajemen PT Interex, tokoh masyarakat, dan unsur Muspika Muara Komam.
Terhadap adanya saran dari warga yang menilai perlu dibangun jembatan timbang, untuk mengetahui bobot kendaraan yang melewati jalan lintas Kaltim-Kalsel itu, Ridwan Suwidi menyatakan setuju. Ia berharap, hal ini dapat menjadi perhatian Pemprov Kaltim ke depan. Pasalnya, penanganan jalan negara tersebut adalah tanggung jawab pemerintah pusat di bawah koordinasi Pemprov Kaltim.
Untuk diketahui, sebagai jalan lintas Kalimantan, dari perbatasan Batu Aji Muara Komam, Long Kali hingga wilayah perbatasan Paser-Batu Licin, kerusakan jalan tersebut tak pernah teratasi. Jalan tersebut tergolong kelas 3 C yang kekuatannya hanya mampu dilintasi kendaraan yang berbobot maksimal 8 ton.
Tapi kenyatannya, menurut Ameruhan dari Dinas Perhubungan Paser, hampir semua kendaraan besar melintasi jalan ini, baik angkutan batu bara, sawit maupun alat berat dan peti kemas yang bobotnya melebihi 8 ton. Bahkan, saat dilakukan razia oleh Dinas Perhubungan, ditemukan angkutan batu bara mencapai 12-14 ton. ?Tak heran banyak mobil batu bara maupun sawit yang tak mampu menanjak, karena kelebihan muatan. Itulah salah satu pemicu sehingga jalan tersebut selalu rusak,? jelasnya.
Ditambahkan mantan camat Tanjung Harapan ini, jika pembangunan jembatan timbang terwujud, maka kendaraan yang melintas, baik dari Kalsel maupun Kaltim dapat dikontrol muatannya. Dengan demikian, otomatis kerusakan jalan yang terjadi selama ini dapat diminimalisasi. (KaltimPost, 03112008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 8
|