 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Bupati Sayangkan Pemegang Izin PKP2, Dari 4 Perusahaan, Hanya Kideco yang Sudah Beroperasi |
| PASERKAB, 05-11-2008 00:00:00 WITA
Bupati Paser HM Ridwan Suwidi sangat menyayangkan sikap sejumlah perusahaan tambang batu bara yang telah mengantongi izin PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara) dari pusat, namun hingga kini belum melakukan aktivitas di Paser. Ini ikut menjadi hambatan pembangunan yang sangat besar bagi Paser untuk bergerak mensejahterakan warganya.
?Karena rakyat tidak bisa berbuat apa-apa di areal PKP2B. Semestinya, pemerintah pusat lebih arif dalam memberikan izin kepada perusahaan itu. Karena selain merugikan daerah, negara juga dirugikan,? terang Bupati di hadapan para perwira Polri dari Jakarta dan sejumlah pejabat Pemkab di ruang rapat Sadurangas Kantor Bupati Paser, Senin (3/11). Para perwira itu datangh ke Tanah Grogot guna mendapatkan informasi mengenai kegiatan dan permasalahan seputar pertambangan di Paser.
Berdasarkan keterangan Dinas Pertambangan, ada 4 (empat) perusahaan tambang yang mengantongi izin PKP2B itu. Yakni, PT Kideco Jaya Agung, PT Kendilo Coal Indonesia, PT Interex Sacera Raya, dan PT Batu Bara Selaras Sapta. Dari keempatnya, hanya PT KJA yang telah melakukan kegiatan eksploitasi batu bara. Sementara yang lain masih belum melakukan kegiatan apa-apa. Alhasil, baik Pemkab maupun masyarakat tak memperoleh apa-apa. Padahal kandungan batu bara di areal mereka bisa memberikan manfaat besar bagi daerah dan negara.
Bupati tertua di Indonesia ini menjelaskan, Pemkab Paser tidak mempunyai kewenangan sedikitpun untuk campur tangan terhadap perusahaan tambang batu bara yang mempunyai izin PKP2B itu. Karena semuanya diatur dan digerakkan langsung oleh pusat.
?Untuk mengetahui jumlah produksi batu bara mereka saja, Pemkab masih sangat kesulitan, apalagi untuk hal-hal yang lain. Paser hanya mendapatkan royalti ?belas kasihan? dari pemerintah pusat. Hasilnya juga tidak seberapa besar bagi kepentingan Pemkab dan warga Paser. Kondisi ini kan tidak logis. Seharusnya dengan eksistensi otonomi daerah, Pemkab justru dapat lebih leluasa dalam mengontrol dan menjalankan roda pembangunan di daerahnya,? jelasnya.
Menurut Bupati, sejauh ini pusat tidak pernah memberikan batasan yang jelas tentang tata cara sistem pertambangan yang aman dan representatif bagi kepentingan daerah serta masyarakat Paser.
?Kita harus mewanti-wanti kondisi ini. Jangan sampai di saat kita memerlukan penghasilan dari sektor pertambangan guna meningkatkan pembangunan, di sisi lain, kondisi itu justeru menjadi bom waktu yang bisa menghancurkan kondisi lingkungan di sekitar tambang akibat pencemaran lingkungan yang ditimbulkan tambang PKP2B,? kata Ridwan.
Ketua tim kunjungan khusus perwira Polri Kombespol Drs Hendrawan SH MH menjelaskan, kunjungan ke Paser untuk menginventarisir sejumlah permasalahan pertambangan di daerah ini.
Selain itu, kunjungan tersebut juga hendaknya dijadikan sebagai mediasi yang diharapkan mampu menjembatani keinginan masyarakat di tingkat grass root dengan pemerintah, terkait sejumlah kepentingan terhadap Usai melakukan diskusi dan tanya jawab dengan Bupati, Muspida dan semua instansi, tim perwira Polri tersebut menyerahkan cindera mata kepada Ridwan Suwidi. (kaltimPost, 05112008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 8
|