 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Rentan Timbulkan Gejolak, Perlu Ketegasan Sikapi Pemegang Izin PKP2B |
| PASERKAB, 06-11-2008 00:00:00 WITA
Sikap sejumlah perusahaan tambang batu bara pemegang izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) yang belum melaksanakan aktivitas, tidak hanya menghambat pembangunan, tapi juga rentan terhadap kemungkinan timbulnya gejolak sosial di kalangan masyarakat.
Pasalnya, masyarakat yang berdiam di sekitar areal PKP2B itu dirugikan. Harapan yang sempat muncul ingin hidup lebih layak dengan kehadiran perusahaan pemegang izin PKP2B di sekitar tempat tinggalnya, ternyata hanya impian belaka. Ujung-ujungnya warga merasa dirugikan.
?Karena itu, harapan kami persoalan ini segera disikapi, sehingga kerugian masyarakat tidak sampai berlarut-larut,? tandas Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Paser Ayub Budiono.
Gebrakan yang perlu segera dilakukan, kata Ayub adalah mendesak pemerintah pusat mengambil sikap tegas terhadap perusahaan pemegang izin PKP2B yang sekian lama tak punya aktivitas.
?Kalau memang dalam jangka waktu yang telah disepakati ternyata perusahaan pemegang izin PKP2B itu belum juga ada tanda-tanda memulai aktivitas, maka pemerintah pusat harus tegas menarik kembali izin yang diterbitkannya sehingga lokasi yang ada bisa dialihkan kepada perusahaan yang lebih mapan dan punya modal,? harapnya.
Di bagian lain mantan pejabat di lingkungan Pemkab Paser ini berharap Bupati Paser lebih proaktif menyikapi persoalan yang melibatkan sejumlah perusahaan pemegang izin PKP2B tersebut.
?Kami yakin, langkah apapun yang dilakukan Bupati Paser untuk menyikapi persoalan ini akan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Paser, sebab dampak yang ditimbulkan dari sikap yang tidak sportif dari perusahaan itu adalah kerugian bagi daerah dan masyarakat Paser,? ungkapnya.
Seperti diwartakan, Bupati Paser M Ridwan Suwidi menyayangkan sikap sejumlah perusahaan tambang batu bara yang telah mengantongi izin PKP2B, namun belum melakukan aktivitas kegiatan usahanya di Paser.
Hal tersebut tentu menjadi kendala dan sebuah hambatan pembangunan yang sangat besar bagi Paser untuk bergerak lebih maju guna mensejahterakan kehidupan warganya di Tana Paser.
?Kondisi ini merupakan satu hambatan besar bagi daerah. Karena rakyat tidak bisa berbuat apa-apa. Semestinya, pemerintah pusat harus bersikap lebih arif dalam memberikan izin kepada pihak-pihak perusahaan itu. Karena selain merugikan daerah, negara juga dirugikan dalam hal ini. Karena tidak mendapat hasil apa-apa,? tandas Bupati.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari Dinas Pertambangan Paser, sedikitnya ada 4 perusahaan tambang yang telah mengantongi izin PKP2B itu. Yakni, PT Kideco Jaya Agung, PT Kendilo Coal Indonesia, PT Interek Sacera Raya, dan PT Batu Bara Selaras Sapta. Dari keempat perusahaan itu, hanya PT KJA yang telah melakukan kegiatan eksploitasi batu bara di areal lahan yang dikelolanya. Sementara yang lain belum melakukan kegiatan apa-apa. (KaltimPost, 06112008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|