Pertumbuhan Ekonomi di Bawah Target | |
|
PASERKAB, 06-11-2008 00:00:00 WITA Berdasarkan data di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Paser yang terangkum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RPJMD) 2008, sasaran pertumbuhan ekonomi di Paser sebesar 7,46 persen. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan terungkap, realisasi pertumbuhan ekonomi selama 2001 hingga 2005 hanya mencapai rata-rata 4,93 persen yang berarti 2,53 persen di bawah target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan. Kelambanan pertumbuhan ekonomi ini, terutama disebabkan dominannya investasi pada sektor pertanian atau agrobisnis yang mencerminkan Kabupaten Paser sebagai daerah agraris. Sedangkan fungsi industri dan jasa yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi, hingga saat ini belum berkembang seperti yang diharapkan. Selain itu, lambannya perkembangan ekonomi menyebabkan Kabupaten Paser relatif terkendala dalam mengatasi permasalahan-permasalahan pembangunan dan pemerintahan yang ada. Permasalahan tersebut pada hakekatnya sebagai refleksi dari situasi dan kondisi geografi daerah dengan jumlah dan kualitas penduduk yang sangat terbatas serta penyebaran yang tidak merata. Kenyataannya, situasi dan kondisi yang demikian melahirkan sejumlah permasalahan yang saling terkait satu sama lain. Seperti masalah belum meratanya pelayanan dan pembangunan, ketimpangan pendapatan, masalah pendayagunaan sumber daya manusia yang berkaitan dengan masalah kemampuan tenaga kerja, kesehatan, perhubungan dan masalah pelestarian lingkungan. Sehingga perlu mendapat perhatian dan pemecahannya. Seiring tuntutan tersebut, sejak M Ridwan Suwidi dilantik sebagai Bupati Paser tepatnya pada 29 Agustus 2005, berbagai program mendasar menjadi tuntutan masyarakat telah dilakukan politikus yang puas malang melintang di panggung perpolitikan Kaltim ini. Tuntutan yang sudah dilakukan, baik menyangkut perbaikan dan peningkatan pelayanan di bidang sosial budaya yang antara lain melalui program pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, perbaikan prasarana dasar sosial lainya seperti tuntutan perbaikan dan peningkatan pusat perdagangan atau pasar, jalan serta air bersih dan saat diupayakan dalam bidang listrik. Selanjutnya tuntutan perbaikan dan peningkatan prasarana dan sarana penunjang kegiatan usaha ekonomi kerakyatan, khusus pada setra produksi seperti bidang pertanian, perkebunan dan pengembangan idustri kecil maupun melalui koperasi. (KaltimPost, 06112008) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
