 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | Tahun ini Pemkab Alokasikan Dana Pendidikan Rp 208 Miliar |
| PASERKAB, 24-01-2008 00:00:00 WITA
Bupati Paser HM Ridwan Suwidi menegaskan, tahun anggaran (TA) 2008 ini pembangunan infrastruktur pendidikan dan kesehatan akan menjadi prioritas pemerintah daerah. Komitmen tersebut diharapkan mampu menjawab keluhan masyarakat selama ini, khususnya menyangkut penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Menurut Ridwan, tidak ada alternatif lain untuk meningkatkan mutu SDM di Paser, kecuali mengutamakan pembangunan pendidikan dan kesehatan. "Pembangunan infrastruktur pendidikan dan kesehatan, mutlak dilakukan untuk memberdayakan SDM di Paser,"kata Ridwan, di hadapan aparatur dan tokoh masyarakat Kecamatan Muara Komam, pada acara serah terima dana pembangunan gedung SD 001 Batu Kajang oleh PT Kideci, Kamis (17/1) lalu.
Pembangunan pendidikan dan kesehatan di Paser tidak hanya diarahkan untuk perbaikan gedung sekolah dan Puskesmas. Tetapi juga difokuskan terhadap fasilitas rumah guru dan Puskesmas Pembantu (Pusban) di desa. "Sekolah yang kondisi bangunannya memperihatinkan aakn diperbaiki. Kemudian, desa-desa yang memerlukan sekolah juga akan dibangunkan. Begitu juga dengan fasilitas lainnya,"tandas Ridwan.
Menyangkut minimnya fasilitas pendidikan awal bagi putra putri daerah ini, Bupati Ridwan mengaku juga akan merealisasikan kebutuhan tersebut pada TA 2008 ini. Termasuk tenaga-tenaga pengajar pendidikan awal.
"Tahun ini sebanyak 49 orang dididik di Solo, untuk menjadi guru TK, dan setelah lulus nanti mereka akan ditempatkan didesa-desa. Rencannaya, tahun ini akan kita kirim lagi sebanyak 40 orang untuk dididik," tambah Ridwan.
Untuk diketahui, peningkatan kualitas SDM melalui pembangunan pendidikan, pelatihan keterampilan, kesehatan dan perlindungan sosial menjadi perhatian utama Bupati Paser Ridwan Suwidi. Hal itu dibuktikan dengan besarnya dana yang dianggarkan dalam APBD Paser 2008, yakni sebesar Rp1,152 triliun lebih.
Anggaran pendidikan yang dialokasikan 2008 mencapai Rp 208 miliar lebih atau naik 13,64 persen dibanding tahun lalu, yang berjumlah Rp 183 miliar lebih. Secara keseluruhan, total anggaran pendidikan ini telah mencapai 20 persen lebih atau sesuai dengan amanat UU. Sedangakan, untuk pengembangan infrastruktur pendidikan, dialokasikan dana sebesar Rp 20 miliar lebih untuk infrastruktur pendidikan. Seperti pembangunan rumah guru dan unit sekolah baru.
Sedangkan, pembangunan infrastruktur kesehatan dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, direncanakan pembangunan rumah sakit representatif. Di samping itu, juga akan dibangun beberapa Puskesmas dan Pusban, sehingga melalui program ini hingga tahun 2010 tidak ada lagi desa yang tidak memiliki Pusban.(kaltimpost 23012008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|