Home » publikasi »
 
PUBLIKASI
Halaman ini dibaca : 52 Kali
small fontmedium fontlarge font

Pedagang Buah Akhirnya Kosongkan Lahan Bankaltim

Alih Fungsi Lahan Adang Jaya Memancing Reaksi
Lahan Sawah Sudah Mencapai 30 Hektare
Ratusan Pedagang Sayur Nglurug Pemkab
Pemkab Masih Izinkan Pedagang di Hamparan Subuh
Lokasi Lapter Dekat Lahan Cagar Alam
PASERKAB, 23-11-2008 00:00:00 WITA

Para pedagang buah yang selama ini menempati eks lokasi pasar lama di kawasan simpang tiga Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Yos Sudarso Tanah Grogot, akhirnya mau juga angkat kaki dari lokasi yang sekarang milik Bankaltim tersebut. Bahkan, para pedagang buah yang rata-rata menggunakan mobil pikap itu dengan sukarela membongkar sendiri petak mereka.
Terhadap sikap para pedagang buah tersebut, Kepala Kantor Penertiban dan PMK Paser, Drs H Noorhanuddin saat dihubungi, Kamis kemarin menyampaikan terima kasih. "Kesannya jauh lebih enak kalau pedagang sendiri yang membongkar tendanya dibanding harus Satpol PP yang turun tangan. Semoga kerjasama yang baik ini terus berlanjut, sehingga harapan kita semua agar Kota Tanah Grogot bisa lebih bersih dan rapi bisa segera terwujud," kata Noorhanuddin.
Diakui Noorhanuddin, pihaknya memang sempat men-deadline para pedagang buah agar segera mengosongkan lokasi yang mereka tempati itu sebelum pukul 00.00 Wita, Kamis (20/11) kemarin. Deadline itu, jelas Noorhanuddin terpaksa dilakukan, setelah beberapa pedagang sempat bersikeras tidak mau pindah, sebelum ada lokasi pengganti.
"Para pedagang buah sempat mengusulkan beberapa tempat untuk lokasi pengganti. Tapi karena sejak awal lokasi sudah ditetapkan, yakni di Pasar Induk Senaken, maka usulan itu tidak mungkin kita penuhi," tandas Noorhanuddin.
Pasalnya, jika usulan para pedagang dipenuhi untuk menempati ruas jalan samping Hotel Mama Rina sebagai lokasi alternatif, maka kebijakan itu bukannya menyelesaikan masalah, tapi malah membuat masalah baru.
Hal itu, selain karena keberadaan pedagang di lokasi baru tersebut akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas, juga bisa dipastikan akan menuai protes dari para pedagang buah yang selama ini berjualan di Senaken.
"Akhirnya keinginan pedagang tak bisa kita penuhi. Apapun alasannya, para pedagang buah harus mengosongkan lokasi tersebut dan kembali ke Pasar Induk Senaken. Setelah sempat dilakukan negoisasi, akhirnya pedagang siap pindah. Bahkan, pedagang siap membongkar sendiri tenda mereka," jelas Noorhanuddin dengan rasa syukur.(KaltimPost,21112008)

Dikirim oleh : (administrator)



   BERITA LAINNYA :
02-09-2010 -SBY Malah Puji Malaysia Pidato Datar Bikin Perwira TNI Lesu
02-09-2010 -Hadiah Lebaran Sama dengan Suap Jasin: Laporkan ke KPK Paling Lambat 30 Hari
02-09-2010 -Segera Bentuk Model Desa PRIMA KPPKB Laksanakan Orientasi ke Wonosobo
02-09-2010 -Tapi Penduduk Miskinnya Ada 19.700 Jiwa PDRB Paser Capai Rp 7,83 Triliun pada 2009
02-09-2010 -Minta Bupati Tinjau Izin Penggunaan Jalan Warga Keluhkan Truk Batu Bara di Jalur Trans Kalimantan

   CARI ARSIP BERITA :
Tanggal       Bulan       Tahun     


Kembali ke halaman semula
   
Kembali atas halaman ini

 

Berita Populer

Berita Lainnya


Tamu Online : 7
       

Serba-Serbi

Download File

Gallery Foto & Peristiwa

Dinas/ Instansi Yang Hadir Pada Musrenbang Kec. Muara Samu
Peserta Musrenbang Kec. Muara Samu
Perwakilan Desa Mengemukakan Usulan
Perwakilan Desa

Copyright © 2009 Tim E-Gov
Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur - Indonesia

Halaman ini terbuka dalam waktu : 0.041280 Detik