 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | RSU P Sebaya akan Terapkan Standar Pelayanan Sesuai Akreditasi |
| PASERKAB, 24-11-2008 00:00:00 WITA
RSU Panglima Sebaya Kabupaten Paser dalam waktu dekat akan segera menerapkan standar pelayanan kesehatan sesuai Akreditasi, demi menyempurnakan dan meningkatkan proses penyelenggaraan pemberian layanan kesehatan terhadap masyarakat di rumah sakit. Hal itu dilakukan, sebagai hasil output dari kunjungan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Akreditasi RSU P Sebaya Tanah Grogot yang telah melakukan pembelajaran Akreditasi di RSUD Karawang Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Selain sebagai implementasi Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 159 b/Menkes/Per/II/1988 tentang Rumah Sakit, dengan adanya akreditasi RSU P Sebaya diharapkan mampu mendapatkan pengakuan nasional dalam hal 5 (lima) bidang pelayanan dasar. Yakni untuk kategori Administrasi dan Manajemen, Pelayanan Medik, IGD, Keperawatan dan Rekam Medik. Sehingga diharuskan untuk menggenjot dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatannya.
Tidak itu saja, dalam semua aktivitasnya RSU P Sebaya juga diwajibkan untuk menerapkan beberapa aturan yang baku guna dipraktekkan dalam pelayanan kesehatan di masyarakat. Baik itu oleh perawat, dokter, maupun tenaga administrasi dari manajemen pelayanan di RS.
"Dalam pelaksanaan awal Akreditasi RS ini memang masih banyak kekurangan dalam standar-standar pelayanan seperti yang dipersyaratkan jika ingin lulus dalam Akreditasi itu. Dari hasil kunjungan pembelajaran Tim Pokja kemarin, sedikit banyaknya kita sudah memahami tentang standar pelayanan yang harus dipenuhi RS. Bahkan, harus lebih terpacu dengan keberhasilan pelaksanaan Akreditasi yang ada di RSUD Karawang," terang Plt. Kepala Kantor Pelayanan Kesehatan (Kakan Yankes) RSU Panglima Sebaya Tanah Grogot, dr Abu Bakar Sidik, Jum?at (21/11).
Abu menjelaskan, pelaksanaan akreditasi ini menunjukkan bahwa manajemen RSU P Sebaya harus lebih meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sebagai prioritas utamanya. Karena, standar-standar yang harus dipenuhi dalam akreditasi seperti prosedur pelayanan, peningkatan sarana dan prasarana, serta SDM Pemberi pelayanan, sampai tingkat dan tahapan evaluasinya lebih tertuju kepada suatu "pelayanan yang berkualitas" terhadap masyarakat harus lebih baik dari hari kemarin.
Namun kata Abu, guna mencapai keberhasilan pelaksanaan Akreditasi itu, bukanlah pekerjaan mudah bagi RSU P Sebaya. Tapi, dibutuhkan pemahaman dan tanggung jawab yang sama dari seluruh SDM RSU Panglima Sebaya. "Bukan hanya pekerjaan Tim Akreditasi saja. Tapi merupakan pekerjaan seluruh tenaga yang ada di RS, dan dukungan positif dari Pemerintah Daerah dan Masyarakat Paser," tegasnya.
"Kelemahan kita saat ini hanya dua. Yakni kekurangan SDM yang berkualitas dan sumber pendanaan RS nya. Semua itu, tentu saja tidak terlepas dari kebijakan pemerintah di daerah. Jadi, kalau kita memang menginginkan RSU P Sebaya maju dan lebih baik. dropping dukungan pendanaannya harus juga ditingkatkan. Artinya, jangan sampai di tengah jalan kita justru dibingungkan dengan habisnya stok obat dan prasarana medik yang lain. Sehingga masyarakat juga nanti yang kena getahnya," tandas Abu.
Sejauh ini, dukungan untuk pelaksanaan Akreditasi RSUP Sebaya ini pun telah mendapatkan restu dan dukungan dari Bupati Kepala Daerah HM Ridwan Suwidi. Menurut Bupati, sepanjang pelayanan kesehatan tetap ditingkatkan bagi masyarakat, Pemkab Paser akan selalu mendukung kemajuan pengembangan RSU P Sebaya Tanah Grogot tersebut ke depannya.
"Masyarakat memang merupakan obyek yang harus diutamakan dalam pemberian pelayanan kesehatan. Sedangkan Akreditasi merupakan salah satu bentuk prosedural Rumah Sakit untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Jadi, memang harus dibantu dan didukung.," jelas Ridwan Suwidi saat dikonfirmasi melalui jaringan telepon selulernya.
Kepala Urusan Perencanaan RSU P Sebaya Tanah Grogot, Hendrik Latief menambahkan, untuk kategori Akreditasi di Kaltim, saat ini baru dua kabupaten yang mendapat kehormatan guna mengikuti tes Akreditasi itu. Yakni Kabupaten Kutai yang lulus bersyarat, dan Kabupaten Paser yang masih dalam proses pengakreditasian
"Dalam jangka waktu 1 tahun ke depan, kita sudah bisa mengundang Tim Penilai dari Jakarta untuk menilai Akreditasi RSU kita, apakah memang layak atau tidak. Itu yang akan kita usahakan secepat mungkin. Akreditasi ini, di samping sebagai cuma sekedar pengakuan, tapi juga salah satu cara untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit, sehingga nanti standarisasi yang harus diseragamkan adalah standar nasional. Itu yang kita harapkan," katanya.(KaltimPost,24112008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|