 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Wabup Buka Pelatihan Customer Service RSUD Panglima Sebaya |
| PASERKAB, 26-11-2008 00:00:00 WITA
RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot mempunyai tugas dan tanggung jawab moral dalam memberikan rujukan layanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat. Baik dari segi kualitas, kuantitas maupun kontinuitas pelayanan.
Untuk mendukung dan meningkatkan daya pelayanan terhadap masyarakat Paser, khususnya dalam pemberian akses layanan kesehatan yang prima dan berkualitas, RSUD dan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kalimantan Timur melaksanakan Pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) dan Customer Service tahun 2008 di Gedung Sekretariat PKK Tanah Grogot. Pelatihan dibuka Wakil Bupati Paser HM Hatta Garit MM, Senin (24/11) kemarin.
Wabup mengatakan, RSUD dituntut meningkatkan kemampuannya, baik secara teknis maupun secara operasional dan manajerial. Khususnya, dalam memberikan layanan kesehatan terhadap masyarakat. Sehingga RSUD mampu memberikan kontribusi yang krusial dalam mengisi dan mewarnai gerak langkah pembangunan dan peningkatan dunia kesehatan.
"Melalui pelatihan teknis ini, profesionalisme RSUD dalam mengakomodir dan menyediakan fasilitas tenaga dan rujukan layanan kesehatan bagi masyarakat akan semakin ditingkatkan. Apalagi, pelatihan ini dilakukan masih dalam konteks dari kegiatan akreditasi yang tengah dilaksanakan oleh RSUD," tegas Wabup.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Pelayanan Kesehatan (Kakan Yankes) RSUD, dr Abu Bakar Sidik Paser menyatakan, pelatihan PPGD dan CS yang dilaksanakan itu merupakan bagian integral dari kegiatan akreditasi yang tengah diupayakan oleh RSUD. Khususnya terhadap pemenuhan standar yang terkait dengan peningkatan Sumber Daya Manusia Kesehatan agar dapat memberikan nilai dan rasa kepuasan bagi masyarakat.
"Selain untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, hal utama yang menjadi tujuan dari pelatihan PPGD dan CS ini adalah menyiapkan SDM Kesehatan yang dapat memberikan pelayanan cepat, tepat dan cermat terhadap para penderita gawat darurat. Serta memiliki kemampuan dalam hal mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, mampu berkomunikasi efektif dan dapat mengupayakan sikap positif terhadap para klien atau pelanggan RS. Semua itu kami lakukan demi kepuasan para pelanggan di RSUD," papar Abu.
Abu mengungkapkan, dengan dilaksanakannya pelatihan PPGD dan CS yang berlangsung dari tanggal 24 sampai dengan 29 November 2008 ini, diharapkan RSUD Sebaya dapat memberikan pelayanan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga mutu pelayanan dapat lebih ditingkatkan dan dipertanggung jawabkan. Pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dapat lebih dioptimalkan sesuai dengan tujuan rumah sakit, yaitu untuk membantu mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat menuju Paser yang sejahtera.
"Kepada seluruh peserta pelatihan, saya harapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, guna meningkatkan mutu pelayanan yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat," pinta Abu kepada semua peserta pelatihan.
Pelatihan Teknis yang total diikuti oleh 80 orang peserta itu terdiri dari 33 orang PPGD dari RSU P Sebaya dan 7 peserta dari Puskesmas dengan fasilitas Rawat Inap, yang kesemuanya merupakan tenaga perawat kesehatan itu. Ditambah dengan 40 orang karyawan CS di RSU P Sebaya yang juga terdiri dari perawat dan tenaga penunjang lain.
Pelatihan itu menghadirkan Direktur Akademi Kebidanan (Akbid) Balikpapan Hj Nina Mardiana S.Pd, M.Kes dan utusan khusus Widya Iswara dan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kaltim Drs I Putu Sukra MPHM selaku trainer.(KaltimPost,25112008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|