 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Wabup: Kualifikasi Jabatan, Kebutuhan Obyektif |
| PASERKAB, 29-11-2008 00:00:00 WITA
Beberapa minggu ke depan, pemerintah wajib merealisasikan pengisian jabatan sebagai amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2007. Konsekuensi dari penundaan pengisian jabatan akan berdampak langsung pada penetapan APBD 2009.
Hal ini dikatakan Wakil Bupati Paser HM Hatta Garit MM saat membuka acara sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Organisasi Perangkat Daerah dan Paparan Hasil Penyusunan Kualifikasi Jabatan Struktural Pegaawai Negeri Sipil (PNS), di Pendopo Kabupaten, Senin (24/11).
Menurut Wabup Hatta Garit, jumlah jabatan yang akan diisi sebanyak 569 jabatan struktural. Sedangkan mutasi dan pengisian jabatan struktural yang dilaksanakan selama ini masih bertumpu pada pendekatan terpenuhinya persyaratan yang bersifat administratif. Yakni kepangkatan minimal, DP3 dan pendidikan pelatihan kepemimpinan. Sedangkan aspek yang bersifat kualitatif, yakni kualifikasi, tingkat pendidikan dan kompetensi belum dapat diterapkan sepenuhnya.
"Fenomena yang muncul dari pola ini, adalah terjadinya kelebihan stok PNS yang telah memenuhi syarat jabatan untuk menduduki jabatan setingkat lebih tinggi. Kondisi ini bisa menjadi paradoks, manakala PNS yang telah mengikuti pendidikan pelatihan kepemimpinan ternyata yang bersangkutan hanya masuk dalam daftar tunggu. Bahkan sampai yang bersangkutan pensiun, tidak mendapatkan promosi jabatan," kata Wabup.
Untuk itu, kembali pentingnya analisis jabatan dalam konteks pentaan kelembagaan, kepegawaian dan ketatalaksanaan. Di mana terminologi analisis jabatan adalah proses, metode dan teknik untuk mendapatkan data jabatan yang diolah menjadi informasi jabatan yang dihasilkan oleh kegiatan analisis jabatan.
"Penyusunan kualifikasi jabatan struktur PNS ini sudah menjadi kebutuhan objektif pemerintah daerah dalam rangka menata organisasi dan aparaturnya. Melalui penyusunan kualifikasi jabatan ini, akan dapat ditentukan kualifikasi dana jenjang pendidikan beserta kualifikasi variannya yang dibutuhkan untuk mengisi suatu jabatan struktual," jelas Hatta Garit
Karena itulah lanjut Wabup, upaya mewujudkan PNS yang profesional dan memiliki kompotensi tidak berhenti hanya dengan penerapan kualifikasi jabatan, tetapi secara bertahap pemerintah daerah akan memberlakukan assement psikologis dan fit and profer test bagi pejabat yang akan menduduki jabatan eselon II. Juga psikotes bagi PNS yang akan menduduki jabatan struktual eselon III dan IV. Sehingga melalui kegiatan assement atau pengukuran kompentensi ini, akan diketahui tingkat pengetahuan/wawasan, cara kerja, dan kepribadian/prilaku PNS.
"Dari hasil pengukuran terhadap ketiga aspek ini, maka rekomendasi bagi PNS yang bersangkutan kepada atasannya, disarankan untuk menduduki jabatan, dikembangkan dalam istilah diragukan kemampuannya, dan ketiga tidak disarankan untuk dipromosikan," tambahnya.(KaltimPost,28112008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 9
|