 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Warga Sulap Jalan jadi Kebun Pisang |
| PASERKAB, 30-11-2008 00:00:00 WITA
Sebagian ruas Jalan Yos Sudarso dan Jalan Senaken Kelurahan Tanah Grogot, Kamis (27/11), disulap layaknya kebun pisang. Aksi menanam atau menaruh pohon pisang di sepanjang jalan itu, sebagai bentuk protes warga terhadap Pemkab Paser yang tidak segera memperbaiki jalan tersebut.
Berdasarkan pantauan Tribun, setidaknya lebih dari 10 pohon pisang yang ditanam/ditaruh di tengah dan pinggir Jalan Yos Sudarso dan Jalan Senaken. Kebanyakan pohon pisang ditempatkan pada titik-titik jalan berlubang atau tergenang air, sehingga berfungsi mengingatkan pengguna jalan untuk lebih berhati-hati.
Sebelumnya Pemkab Paser telah mengerahkan berbagai upaya untuk mempercantik Kota Tanah Grogot. Misalnya, pembebasan tanah warga Jalan Sudirman dan Jalan Kartini untuk pelebaran jalan. Namun khusus proyek pelebaran Jalan Kartini yang baru-baru ini dikerjakan, tampaknya sekarang terhenti lagi.
Hal ini diungkapkan Sardiman, warga Jalan Senaken. Menurutnya, Pemkab Paser melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Kimbangwil (DPU&K) memperlebar Jalan Kartini, padahal proyek-proyek peningkatan jalan sebelumnya belum selesai, sehingga ada kesan kalau Pemkab bekerja tanpa rencana.
"Belum selesai jalan kami (sebagian Jalan Yos Sudarso dan Senaken-red) diperbaiki, eh malah pindah ngerjain pelebaran Jalan Kartini lagi. Belakangan proyek jalan disana saya dengar terhenti lagi, katanya karena masih ada tanah warga yang belum dibebaskan. Mestinya kan bebaskan dulu baru kerja," kata Sardiman.
Dia mengatakan, Pemkab Paser seharusnya malu melihat kondisi sebagian Jalan Yos Sudarso dan Jalan Senaken, sebab daerah itu merupakan bagian Kota Tanah Grogot yang ingin ditata. Untuk mengingatkan hal itu, warga menanam/menaruh pohon pisang di sepanjang jalan tersebut agar Pemkab segera memperbaikinya.
"Jalan Senaken adalah satu-satunya akses masyarakat menuju Pasar Induk Senaken, kalau jalan itu rusak, kasihan para pedagang di sana. Masyarakat akan malas berbelanja di sana, daripada sepeda motor dan mobil mereka kotor, lebih baik mereka belanja di Pasar Lama Tanah Grogot," keluhnya.(tribunKaltim,27112008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 8
|