 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | 24 Peket Proyek Belum Ditender |
| PASERKAB, 11-12-2008 00:00:00 WITA
Sembilan dari 33 paket proyek tahun 2007 sudah ditender di tahun 2008, sisanya 24 paket proyek sampai sekarang belum juga ditender. Mengapa hal ini bisa terjadi, meski antara Pemkab dengan DPRD Paser telah sepakat untuk menender ulang semua paket proyek itu di 2008.
Buktinya paket-paket proyek itu menurut Ketua IV Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Abdi Nusantara Aji Ilmuddin, tercantum dalam pos anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Kimbangwil (DPU&K) Kabupaten Paser, tetapi khusus untuk 24 paket proyek tidak pernah ada tender.
"33 paket proyek itukan pernah ditender di tahun 2007, tetapi karena menjelang akhir tahun, sehingga diretender di tahun 2008. Nah, itu sudah disepakati Dewan dengan Pemkab, tapi cuma sembilan paket proyek saja yang ditender, 24 paket sisanya tidak ada kabarnya," kata Ilmuddin, Rabu (10/12).
Beberapa contoh paket proyek yang batal ditender menurut Ilmuddin seperti, proyek peningkatan Jalan Lempesu-Pantai Ara dan Jangkar-Kuaro, termasuk proyek peningkatan Jalan Desa Sempulang. Warga sudah sangat berharap proyek- proyek itu terealisasi, tapi karena tidak ditender sehingga pembangunan insfrastruktur di wilayah pedesaan seperti diabaikan.
"Semestinya warga desa di sana sekarang sudah bisa menikmati fasilitas jalan yang baik, tidak ada lagi jalan yang berlubang dan berlumpur. Secara persis saya tidak mengerti satu per satu nilai proyek itu, yang jelas 33 paket proyek itu semua Rp 65 miliar. Dalam hal ini, kita cuma ingin mempertanyakan transparansi terhadap 24 paket proyek, itu saja," ungkapnya.
Terpisah, Plh Kepala DPU&K Kabupaten Paser Ir H Bachtiar Effendi MT mengatakan, masalah ini sebelumnya sudah dibicarakan dalam hearing di DPRD Paser, sehingga ia rasa pertanyaan itu sudah terjawab dalam acara tersebut. "Itu kan sudah dibahas di DPRD, lagi pula waktu itu saya masih berdinas di Badan Pengawasan Kabupaten (Bawaskab) Paser," kata Bachtiar.
Seperti diberitakan, Rabu (30/7) lalu, DPRD Paser atas permintaan LSM Abdi Nusantara menggelar hearing yang dihadiri jajaran pejabat Pemkab Paser, termasuk Drs M Hatta Bul Hidayat, Kepala DPU&K Paser waktu itu. Terhadap 24 paket proyek itu, Hatta Bul menjelaskan kalau 24 paket itu dibatalkan karena tidak diminati oleh rekanan.(Tribunkaltim,10122008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 9
|