"Raja dan Ratu" di KKKP Paser | |
|
PASERKAB, 11-12-2008 00:00:00 WITA Pengurus Kerukunan Keluarga Kesultanan Paser (KKKP), Rabu (10/12), dilantik Bupati HM Ridwan Suwidi. Menariknya, sebelum dan sesudah acara pengukuhan pengurus KKKP Paser, H Aji Hasta dan istrinya Hj Aji Hawa duduk bersanding layaknya raja dan ratu. Kendati H Aji Hasta dalam kepengurusan KKKP Paser selaku penasehat, tetapi dalam acara itu ia dan istrinya tidak mengenakan pakaian yang senada dengan pengurus lainnya. Selain terkesan lebih mewah, Hasta juga memakai mahkota dan dikawal oleh seorang pembawa payung. Apakah Paser kembali memiliki raja dan ratu? Menurut Ketua Umum KKKP Paser Drs H Aji Burhan AI MSi, H Aji Hasta dan Hj Aji Hawa bukan lah raja dan ratu yang sebenarnya, tetapi keturunan keluarga Kesultanan Paser menghormati mereka karena lebih senior diantara para pengurus atau anggota KKKP Paser. "Dia (Hasta-red) paling tua atau paling senior diantara kami, dia bergelar Nata Kerta Kusuma. Sultan Khalilluddin, raja terakhir di Kesultanan Paser tidak punya anak, tetapi dia punya saudara- saudara yang memiliki keturunan. Jadi, semua keturunan keluarga Kesultanan Paser menjadi bagian dari KKKP, meskipun dia berada di daerah lain," kata Burhan. Terlepas dari itu semua, lanjut Burhan, KKKP dibentuk agar tali silaturahmi antar keluarga Kesultanan Paser semakin erat. Namun tidak sedikit diantaranya keturunan keluarga Kesultanan Paser yang merantau ke daerah lain, sehingga KKKP Paser merasa perlu mendata mereka agar hubungan kekerabatan ini tidak terputus.(TribunKaltim,10122008) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
