Jangan Makan Empat Dibayar Dua | |
|
PASERKAB, 11-12-2008 00:00:00 WITA Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanah Grogot Hasman AH SH, Senin (9/12), meresmikan Kantin Kejujuran SMA Negeri 1 Tanah Grogot di saksikan pejabat, guru dan siswa SMA Negeri 1 Tanah Grogot. Pada kesempatan itu, Hasman mengungkapkan harapannya agar Kantin Kejujuran ini nanti akan memupuk nilai-nilai kebenaran dan kejujuran. Pasalnya, Kantin Kejujuran ini tidak menggunakan jasa petugas kantin maupun kasir, sehingga pembeli harus melayani diri sendiri sampai pada pembayaran harga barang. Jika nilai uang pembeli lebih besar dari harga barang, lanjut Hasman, pembeli bisa mengambil uang kembaliannya di beberapa kotak yang telah disediakan, sebab masing-masing kotak berisi uang bernilai beragam. "Setidaknya ada lima kotak yang disediakan, ada kotak yang berisi uang pecahan Rp 100, ada pula Rp 5.000," kata Hasman. Untuk memudahkan guru, siswa, dan pegawai SMA Negeri 1 Tanah Grogot mengetahui harga barang yang dibeli, petugas Kantin Kejujuran memberi harga di masing-masing barang dagangan. Selain itu, setiap hari petugas Kantin Kejujuran akan menghitung barang yang laku dan pendapatan untuk mengetahui kejujuran para pembeli. "Beli kue misalnya, dimakan empat tetapi yang dibayar dua, ketidakjujuran seperti itu kita bisa ketahui. Nah, yang tidak jujur itu perlu kita bina untuk memperbaiki perilakunya, sedangkan yang jujur kita puji agar dia bangga menjadi anak yang jujur. Untuk sementara baru disini, tapi saya berharap sekolah lain meniru kantin ini," imbuhnya. Sebelum meresmikan Kantin Kejujuran SMA Negeri 1 Tanah Grogot, tambah Hasman, upacara peringatan Hari Anti Koropsi se-Dunia telah dilaksanakan di Pendopo Kabupaten. Selanjutnya, ia melimpahkan berkas dugaan korupsi di Dinas Kependudukan (Disduk) Kabupaten Paser kepada Pengadilan Negeri (PN) Tanah Grogot.(TribunKaltim,09122008) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
