 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Sekkab Jalan Kaki ke Kantor DPRD |
| PASERKAB, 15-12-2008 00:00:00 WITA
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Paser Drs H Helmy Lathyf MSi, Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Paser Drs H AS Fathur Rahman MSi dan Kabid Anggaran Badan Pengelola Keuangan Daerah Drs H Arief Rahman Msi, Jumat (12/12), berjalan kaki dari gedung Kantor Bupati Paser menuju Kantor DPRD Paser.
Memang jarak antara dua kantor itu relatif dekat, apalagi matahari siang itu tertutup awan, sehingga mereka lebih memilih berjalan kaki ketimbang naik mobil dinas masing-masing. Menurut Fathur, mereka ke DPRD untuk menyampaikan draf Kebijakan Umum Anggaran (KUA) 2009.
"Jumat kemarin sudah kita sampaikan KUA 2009, tentunya sudah sesuai dengan Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga terhitung 1 Januari 2009 alokasi anggaran untuk gaji dan tunjangan jabatan pegawai sudah mengacu Peraturan Pemerintah (PP) 41/2007," kata Fathur, Minggu (14/12).
Meski pun ada perubahan OPD tahun depan, lanjut Fathur, tetapi usulan alokasi anggaran untuk gaji dan tunjangan jabatan masih sama dengan OPD tahun ini, yakni sekitar Rp 314 miliar. Sedangkan anggaran untuk perjalanan dinas, biaya telepon, listrik, air, alat tulis kantor (ATK) masuk dalam Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing.
Sedangkan kegiatan pembangunan secara umum menurut Fathur terbagi dalam dua urusan. Urusan wajib di antaranya pendidikan, kesehatan dan Pekerjaan Umum (PU), sedangkan urusan pilihan dilaksanakan tergantung kebutuhan dan tetap mendapat alokasi anggaran. Untuk urusan wajib dan pilihan ini diusulkan Rp 500 miliar.
"Misalnya Paser tidak punya laut dan danau, kita tidak perlu punya Dinas Perikanan. Tapi karena kita punya, maka setiap SKPD tersebut mendapatkan alokasi anggaran untuk membiayai kegiatan, termasuk urusan pekerjaan umum (Dinas PU) yang diperkirakan menelan dana sekitar Rp 200 miliar," imbuhnya.
Ia mengakui PU mendapat alokasi anggaran paling besar dibandingkan SKPD lainnya, terkait pembiayaan proyek multi years. Seperti, perkantoran, hotel, danau dan jembatan. Sedangkan untuk proyek multi years pembangunan rumah sakit baru, Dinas Kesehatan (Diskes) yang melaksanakan.
"Tahun depan Diskes kita usulkan mendapat Rp 92 miliar, Rp 60 miliar di antaranya untuk membiayai pembangunan rumah sakit. Bidang pendidikan juga ikut menyedot banyak anggaran, yakni sebesar Rp 81 miliar, diluar gaji guru. Dan untuk operasional RS Panglima Sebaya diusulkan Rp 12 miliar,"(TribunKaltim,14122008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 9
|