Petugas di Putri Petung | |
|
PASERKAB, 19-12-2008 00:00:00 WITA Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Paser berharap Pemkab Paser segera menempatkan petugas jaga pada Arena Taman Promosi dan Seni Budaya Putri Petung. Pasalnya menurut Ketua PMII Paser Saipul Alam Nur, lokasi tersebut telah menjadi tempat yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam. "Saya menyaksikan langsung, karena tidak adanya pengawasan khusus, pada malam hari kerap dijadikan lokasi pesta minuman keras dan memadu kasih pasangan muda-mudi. Karena itulah, saya sangat berharap pak Bupati dapat segera menempatkan petugas jaga di lokasi yang saat ini merupakan bangunan kebanggaan warga Paser," katanya. Bahkan menurut Saipul, kegiatan tersebut dilakukan secara terang-terangan tanpa memperdulikan warga, baik yang lewat mapun yang saat itu memanfaatkan arena untuk bersantai pada malam hari. "Subahanallah, hampir setiap malam bisa kita temukan pasangan muda-mudi yang tengah bermesraan dan sekelompok anak muda yang tengah pesta miras. Karena itulah kondisi ini harus segera disikapi," tandas Saipul. Saipul juga menyinggung penempatan plang-plang di sejumlah lokasi strategis dan sudut-sudut jalan yang mengutip ayat Alquran dan Hadis yang salah satunya mengandung arti, 'kebersihan sebagian dari iman' namun sayangnya hal itu tidak dibarengi penertiban hewan-hewan liar. Anjing bebas berkeliaran di tempat-tempat umum. "Rasanya miris hati ini, Paser khususnya kota Tanah Grogot yang masyarakatnya mayoritas muslim dan di tengah upaya Bupati Ridwan Suwidi membangkitkan budaya Islam, tetapi di lokasi Arena Putri Petung dan di sejumlah ruas jalan, banyak kita temukan anjing-anjing yang berkeliaran bebas, sangat menganggu serta merusak keindahan kota," kata Saipul.(KaltimPost,15122008) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
