 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Spare Part dan Minyak Pelumas Belum Turun |
| PASERKAB, 23-12-2008 00:00:00 WITA
Hingga saat ini tarif angkutan umum di wilayah Kabupaten Paser belum juga mengalami penurunan, padahal pemerintah pusat telah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak awal Desember lalu.
Menurut Kasubdin Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Paser Drs Murhariyanto, karena penurunan harga BBM tidak disertai turunnya harga spare part dan minyak pelumas, yang tidak lain merupakan indikator-indikator penghitung tarif angkutan umum.
"Belum, masih tarif yang lama, memang beberapa daerah sudah menurunkan tarif angkutan, tapi itu tidak banyak, paling antara Rp 200 sampai Rp 300/penumpang. Mengapa? Karena yang turun baru BBM, sedangkan harga spare part dan minyak pelumasnya masih tetap," kata Murhariyanto, Senin (22/12).
Selain itu lanjut Murhariyanto, kondisi jalan juga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan tarif angkutan umum. Seperti, kondisi jalan kearah Kabupaten Kota Baru, Kalsel dan ruas jalan menuju Ibukota Kecamatan Muara Samu. Semakin rusak jalannya, maka semakin banyak pula biaya perawatan angkutan.
Terkait dengan kerusakan ruas jalan menuju Desa Muara Samu, Anggota Komisi II DPRD Paser HM Aksa Arsyad mengatakan, ruas jalan ke kota Kecamatan Muara Samu, baik itu dari arah Desa Petangis, Kecamatan Batu Engau maupun dari arah Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, semuanya dalam kondisi rusak parah.
Celakanya lanjut Aksa, kedua ruas jalan itu merupakan kewenangan Pemprov Kaltim, tetapi kalau pemprov belum memperbaikinya melalui APBD provinsi, mengapa bukan Pemkab Paser yang memperbaikinya melalui APBD Paser. Apalagi Pemkab Paser telah melebarkan ruas jalan provinsi, yakni Jalan Kesuma Bangsa Tanah Grogot, dari APBD Paser.
"Saya melihat Pemkab kurang tanggap dalam memilah-milah masalah. Ruas jalan di Kecamatan Long Kali dan Kecamatan Muara Komam dilebarkan, itu jalan negara, mengapa dipaksakan dilebarkan dengan dana APBD. Begitu pula pelebaran Jalan Kesuma Bangsa, itu kan jalan provinsi, makanya masyarakat Samu bertanya-tanya kalau Pemkab Paser bisa melebarkan Jalan Kesuma Bangsa, mengapa jalan ke Muara Samu tidak," kata Aksa.
Terpisah, Plh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kimbangwil (DPU&K) Kabupaten Paser Ir H Bachtiar Effendi MT mengatakan, ruas jalan menuju kota kecamatan Muara Samu rencananya akan mendapat dana subsidi dari Pemprov Kaltim pada tahun 2009, sehingga dana itu dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki jalan tersebut, apalagi tahun depan Muara Samu menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Paser.(TribunKaltim,22122008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 8
|