 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Ridwan Lantik Lima Staf Ahli Bupati |
| PASERKAB, 04-01-2009 00:00:00 WITA
Menjelang pergantian tahun, Rabu (31/12) malam, Bupati Paser HM Ridwan Suwidi melantik 15 pejabat eselon II, 34 pejabat eselon III, dan 75 pejabat eselon IV di Gedung Awa Mangkuruku Tanah Grogot. Menariknya, ada lima pejabat eselon II yang dilantik sebagai staf ahli bupati, mereka memberi saran, gagasan dan pemikiran kepada bupati.
Hal ini diungkapkan Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Paser Abdullah Amir, Kamis (1/1). "Ada 124 orang yang dilantik, lima pejabat eselon II di antaranya dilantik sebagai staf ahli. Seperti, Pak Maisir Ahmadi, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dilantik menjadi staf ahli bidang pembangunan," kata Amir.
Karena jabatan seperti ini masih baru, sehingga ia belum bisa menyebutkan empat bidang tugas staf ahli lainnya. Meski demikian, ia bisa menyebutkan nama empat staf ahli yang dilantik bersamaan dengan mantan Kepala DKP tersebut.
"Saya tidak hapal empat bidang staf ahli lainnya, tapi saya hapal orang-orangnya, yakni Pak Djumeri Slamet SSos (Asisten III Bidang Administrasi dan Aparatur), Pak Ardiansyah (Kepala Dinas Perikanan), Pak Zainal Abidin (Kepala Dinas Pasar) dan Pak Drs Mukhtar Effendi (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi). Nah, beliau-beliau semua itu dilantik sebagai staf ahli," terangnya.
Mengingat kelima pejabat tersebut dilantik sebagai staf ahli, sehingga ada lima jabatan yang kosong. Namun Amir mengatakan untuk jabatan-jabatan yang belum terisi atau belum sempat terisi pada pelantikan kemarin malam, maka akan diisi pada gerbong mutasi berikutnya.
"Seperti yang sempat kita jelaskan, pelantikan pejabat berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 41/2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini dibagi dalam dua tahap. Jika, malam kemarin ada jabatan yang belum terisi, maka akan diisi pada pelantikan berikutnya, yang akan kita gelar dalam bulan ini juga," imbuhnya.
Amir mengaku tidak hapal jumlah pejabat yang akan dilantik pada tahap berikutnya, sebab ada pejabat yang tidak perlu dilantik apabila sebutan jabatannya tidak berubah. Seperti, Bagian Umum Setda Paser, sebutannya tidak berubah sehingga tidak perlu dilantik.
Berbeda dengan Ketua Bappeda yang berubah menjadi Kepala Bappeda dan Badan Pengawas Kabupaten berubah menjadi Inspektorat Pengawas Kabupaten. "Saya tidak hapal jumlahnya, yang jelas jumlah pejabat yang dilantik tadi malam hanya sepertiga dari seluruh pejabat yang harus dilantik," pungkasnya.(TribunKaltim,01012009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 9
|